Posted in Publikasi

Nobel Carpet: Perlakukan Konsumen Seperti Memperlakukan Diri Sendiri

Mengusung produk 100% asli Indonesia, Akash Mulani tak ragu dengan usahanya. Ini karena Akash sudah berpengalaman dan paham betul bagaimana kondisi pasar.

Akash Mulani (Akash) adalah generasi ketiga penerus usaha Nobel Carpet yang merupakan bisnis keluarga. Bisnis Nobel Carpet ini sendiri sudah dimulai olah Ayahnya pada tahun 1977 di Bandung, Jawa Barat. Meski baru satu setengah tahun di Jakarta, bukan berarti Akash tak tahu pasar karpet Indonesia. Sebab ketika masih berada di Australia, Akash juga sudah sering berkunjung ke Jakarta untuk mengamati bisnis Ayahnya. Maka saat ini pun Akash sudah sangat hafal dan mengerti seluk beluk bisnis dari Nobel Carpet tersebut.

PRODUK

Sesuai namanya, produk utama yang dijual oleh Nobel Carpet adalah karpet dan juga permadani. Meski bisnisnya sudah berkembang pesat, namun Nobel Carpet masih konsisten dengan dua produk karpet dan permadani yang paling banyak dijualnya. Sementara itu untuk bahan baku karpet dan permadaninya, Akash menggunakan wol, polypropylene dan nilon. Tipe karpet yang dijual sendiri adalah karpet dinding ke dinding, permadani dan juga Singita carpet. Sementara untuk pemasaran Nobel Carpet melayani persediaan untuk konsumen ke seluruh Indonesia dan juga beberapa ke Asia Tenggara.

KELEBIHAN

Karena kompetitornya menjual produk yang bisa dibilang mirip, maka Akash mencoba untuk membuat kelebihan Nobel Carpet pada cara pendekatan langsung dan pelayanan yang lebih kepada para konsumen. Akash memang selalu mencoba memperlakukan para konsumen ini dengan baik seperti ia memperlakukan dirinya sendiri. Bagi Akash, hubungan bisnis dengan konsumen adalah sesuatu yang bersifat jangka panjang. Maka dari itu dalam pendekatannya kepada konsumen, ia selalu mencoba menjadi partner yang hangat dan lebih dekat.

Tidak hanya dalam pendekatan dan pelayanan, Akash juga selalu ingin membuat konsumen merasa puas dengan menghadirkan kualitas terbaik dari produknya. Dengan produk yang berkualitas, Akash berharap produknya bisa awet dan tahan lama. Cara pendekatan dan pelayanan ke konsumen  seperti ini juga diterapkan oleh Akash kepada para para supplier-nya.

STRATEGI USAHA

Untuk mensukseskan usaha Nobel Carpet ini, Akash menjalankan strategi usaha dengan cara melakukan sebanyak mungkin kerjasama konsinyasi. Selain itu Akash juga menjual secara langsung dan juga melayani permintaan atau order dengan para pelanggan yang bersifat jangka panjang. Menurut Akash, strategi usaha harus selalu memperhatikan apa yang terjadi di pasar global. Setiap pengusaha juga perlu berinovasi dengan ide-ide dan konsep-konsep baru untuk mengembangkan industri atau bisnisnya. Dalam kaitannya dengan standar, Nobel Carpet sangat concern untuk menghadirkan standar nasional bahkan internasional. Selain itu semua, Akash juga selalu mempelajari beberapa industri yang terbaik dalam melakukan branding, advertising dan karya seni.

KEBANGGAAN USAHA

Usaha Nobel Carpet yang dijalankan Akash ini dijalankan dengan serius dan penuh kebanggaan. Menurutnya, ia sangat menyukai proses manufacturing hingga menciptakan barang yang indah. Selain itu proses research dan pengembangan juga sangat ia senangi untuk mendapatkan ide dan inovasi baru.

Produk yang dibuat oleh Nobel Carpet memang merupakan produk-produk kebutuhan sehari-hari yang akan digunakan di rumah. Maka dari itu menurut Akash, kecintaan pada produk memang penting untuk dimiliki karena orang atau konsumen yang akan melihatnya setiap hari di rumah. Kebanggan Akash pada usahanya juga terletak pada semangat orang-orang yang bekerja sama dengannya. Mereka para karyawan yang bekerja keras selalu membuat Akash merasa memiliki energi dan semangat baru. Maka setiap ada tantangan yang datang, Akash selalu tertantang untuk menyelesaikannya dengan baik.

PERKEMBANGAN USAHA

Dalam perkembangan usahanya, Nobel Carpet kini sudah memiliki beberapa proyek-proyek kecil yang masih berhubungan dengan produk utama. Usaha lain tersebut adalah produksi bahan baku sendiri untuk karpet. Nobel Carpet hanya perlu membeli bahan wol dari New Zealand untuk kemudian diproses sendiri di Bandung. Proses pembuatan bahan karpet ini sendiri terdiri dari proses putar wol, hingga pewarnaan. Nobel Carpet juga membuat olefin yarn seperti polypropylene chip yang proses pencampuran dan pewarnaannya juga dilakukan di Bandung.

TANTANGAN USAHA

Dalam menjalankan usaha Nobel Carpet ini, Akash mendapati tantangan berupa perubahan ekonomi yang sangat mempengaruhi beberapa industri, termasuk bisnisnya. Selain itu peraturan pemerintah yang berubah-ubah juga membuat Akash binggung sehingga mempengaruhi industrinya. Tantangan lainnya adalah bagaimana usahanya bisa bersaing dengan kompetitor di luar negeri (misal Asia Tenggara). Lagi-lagi peraturan perdagangan ke mancanegara juga sering menjadi bentuk tantangan tersendiri untuk Akash dalam melakukan penjualan ekspor produknya ke luar negeri.

KIAT SUKSES

Terbilang sudah sukses, Akash tak pelit berbagai resep suksesnya. Menurutnya, resep suskes dalam bisnis ini adalah persiapan dalam menghitung operating costs dan working budget yang dirasa paling sulit. Pastikan Anda  yang akan terjun ke bisnis ini bisa menangkap semua ongkos atau biaya yang harus dibayar setiap hari untuk modal kerja, modal operasi, bahkan dalam equity injection. Dalam hal penghitungan ini para calon pengusaha harus belajar sediri karena tidak ada yang akan mengajarkan hal ini. Selain itu menurut Akash untuk sukses para pengusaha harus selalu bisa berinovasi dengan menghadirkan ide dan gagasan baru. Sediakan juga waktu dan uang yang cukup untuk modal. Para calon pengusaha juga harus percaya diri dengan ide dan usaha yang dijalankan. Jika Anda sudah percaya dengan ide usaha ini maka menurut Akash bisnis akan bisa berjalan.

FILOSOFI USAHA

Dalam menjalankan usahanya ini, Akash juga punya filosofi usaha yang bisa Anda terapkan. Filosofi usaha Akash adalah memperlakukan karyawan seperti keluarganya sendiri. Baginya karyawan adalah orang yang berjasa besar mengembangkan perusahaan. Untuk meningkatkan segala potensi karyawan Akash tak jarang melakukan pembinaan secara informal.

Disadur dari: http://www.jakartaguide.net/nobel-carpet/

There are no comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart